Sman32garut.sch.id – Stadion Batakan menjadi saksi bisu kegigihan Laskar Sambernyawa dalam meredam ambisi tuan rumah. PSM Makassar harus puas berbagi angka setelah Persis Solo memaksa hasil imbang 1-1 dalam lanjutan pekan ke-28 Liga 1 2026, Sabtu (4/4/2026). Skor 1-1 PSM vs Persis ini sekaligus memutus tren kemenangan kandang yang selama ini menjadi kebanggaan tim Juku Eja.
Babak Pertama PSM vs Persis: Juku Eja Pegang Kendali
Sejak menit pertama, PSM Makassar langsung mengambil inisiatif serangan. Pelatih Bernardo Tavares menerapkan strategi tekanan tinggi (high pressing) yang membuat lini tengah Persis Solo kesulitan mengembangkan permainan. Kecepatan sayap-sayap PSM, terutama melalui aksi individu Victor Dethan, berkali-kali merepotkan bek sayap lawan.
Gol yang tunggu-tunggu para suporter akhirnya tercipta pada menit ke-25. Berawal dari skema serangan balik cepat, Kenzo Nambu mengirimkan umpan silang akurat ke jantung pertahanan. Adilson Silva yang berdiri di posisi tepat langsung menyambar bola dengan sundulan tajam. Bola meluncur deras ke sudut gawang tanpa mampu kiper Muhammad Riyandi jangkau. Stadion Batakan seketika bergemuruh merayakan keunggulan 1-0 untuk PSM.
Setelah unggul, PSM tidak mengendurkan serangan. Mereka terus mengurung pertahanan tamu. Yuran Fernandes hampir saja menggandakan keunggulan melalui situasi sepak pojok, namun bola hasil tandukannya masih membentur mistar gawang. Skor tipis ini bertahan hingga wasit meniup peluit tanda turun minum.
Babak Kedua PSM vs Persis: Kebangkitan Laskar Sambernyawa
Memasuki babak kedua, Persis Solo melakukan perubahan taktik yang berani. Pelatih mereka memasukkan tenaga baru untuk menyegarkan lini tengah dan sayap. Strategi ini terbukti efektif karena Persis mulai berani memegang penguasaan bola lebih lama.
Moussa Sidibe menjadi motor serangan utama Persis Solo pada paruh kedua ini. Pergerakan lincahnya seringkali memaksa pemain bertahan PSM melakukan pelanggaran di area berbahaya. Puncaknya terjadi pada menit ke-62 melalui sebuah skema serangan yang rapi dari lini tengah.
Alexis Messidoro menerima bola di depan kotak penalti. Tanpa ragu, gelandang kreatif asal Argentina tersebut melepaskan tembakan melengkung yang sangat akurat. Kiper Reza Arya Pratama sudah berusaha terbang menghalau bola, namun si kulit bundar tetap bersarang di pojok atas gawang. Gol indah ini mengubah papan skor menjadi 1-1 dan membungkam pendukung tuan rumah.
Jual Beli Serangan di Menit Akhir
Hasil imbang membuat tensi pertandingan semakin memanas. PSM Makassar yang tidak ingin kehilangan muka di depan pendukung sendiri kembali meningkatkan intensitas serangan. Bernardo Tavares memasukkan penyerang tambahan untuk mencari gol kemenangan.
PSM mendapatkan peluang emas pada menit ke-80 melalui skema tendangan bebas. Namun, kesigapan Muhammad Riyandi di bawah mistar gawang Persis Solo patut mendapat acungan jempol. Ia melakukan dua penyelamatan krusial yang mementahkan peluang bersih dari pemain depan PSM.
Persis Solo juga bukan tanpa peluang. Melalui skema serangan balik, Ramadhan Sananta hampir saja memberikan kejutan bagi mantan timnya. Sayangnya, tendangan keras Sananta masih menyamping tipis di sisi kanan gawang. Hingga wasit mengakhiri pertandingan, skor satu sama tetap tidak berubah.
Analisis Taktik: Mengapa PSM Gagal Menang?
Secara statistik, PSM Makassar menguasai hampir 60% aliran bola sepanjang laga. Mereka juga mencatatkan total 12 tembakan dengan 5 di antaranya tepat sasaran. Namun, penyelesaian akhir yang kurang klinis menjadi masalah utama Juku Eja malam ini.
Persis Solo tampil sangat disiplin dalam menjaga kedalaman pertahanan pada babak kedua. Mereka membiarkan PSM menguasai bola di lini tengah, namun menutup rapat ruang tembak di area penalti. Kedisiplinan bek Ricardo Lima dalam mengawal Adilson Silva membuat sang striker kesulitan mendapatkan ruang tembak kedua setelah gol pertamanya.
Selain itu, transisi dari menyerang ke bertahan PSM terlihat sedikit melambat pada pertengahan babak kedua. Celah inilah yang Messidoro manfaatkan dengan baik untuk mencetak gol penyeimbang.
Komentar Pelatih dan Dampak Klasemen
Usai laga, Bernardo Tavares mengungkapkan rasa kecewanya. Ia menilai timnya seharusnya bisa mengunci kemenangan sejak babak pertama jika para pemain lebih tenang di depan gawang. “Kami menciptakan banyak peluang, namun kami memberikan lawan satu kesempatan yang mereka manfaatkan dengan sempurna,” ujar pelatih asal Portugal tersebut.
Di sisi lain, kubu Persis Solo menyambut hasil ini dengan positif. Mencuri satu poin dari markas PSM merupakan pencapaian yang tidak mudah bagi tim mana pun musim ini. Hasil imbang ini menjaga mentalitas pemain Persis untuk tetap bersaing di papan tengah.
Dengan hasil ini, PSM Makassar tertahan di posisi ke-5 klasemen sementara Liga 1 2026. Mereka gagal memangkas jarak dengan pemuncak klasemen. Sementara itu, Persis Solo duduk manis di peringkat ke-10 dan terus menjauh dari kejaran zona degradasi.
Fokus ke Laga Berikutnya
Kedua tim kini harus segera melupakan hasil ini dan fokus pada jadwal padat pekan depan. PSM akan menjalani laga tandang yang berat, sementara Persis Solo akan kembali ke Manahan untuk menjamu lawan berikutnya. Ketajaman lini depan tetap menjadi pekerjaan rumah besar bagi Tavares jika ingin membawa PSM kembali ke jalur perebutan juara.
Pertandingan malam ini memberikan pelajaran berharga bahwa dominasi di lapangan hijau tidak menjamin kemenangan tanpa efektivitas yang tinggi. Liga 1 musim 2026 masih menyisakan banyak drama, dan hasil imbang di Batakan ini hanyalah salah satu babak dari persaingan sengit sepak bola tanah air.