{"id":1305,"date":"2026-03-26T16:12:04","date_gmt":"2026-03-26T09:12:04","guid":{"rendered":"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/?p=1305"},"modified":"2026-03-26T16:24:58","modified_gmt":"2026-03-26T09:24:58","slug":"tragedi-di-selat-inggris-mengapa-kesepakatan-inggris-prancis-justru-memicu-lonjakan-kematian-migran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/tragedi-di-selat-inggris-mengapa-kesepakatan-inggris-prancis-justru-memicu-lonjakan-kematian-migran\/","title":{"rendered":"Tragedi di Selat Inggris: Mengapa Kesepakatan Inggris-Prancis Justru Memicu Lonjakan Kematian Migran?"},"content":{"rendered":"<p data-path-to-node=\"6\"><strong><a href=\"\/jurnal\/tragedi-di-selat-inggris-mengapa-kesepakatan-inggris-prancis-justru-memicu-lonjakan-kematian-migran\/\">Sman32garut.sch.id<\/a><\/strong> &#8211; Tragedi selat Inggris! Kebijakan keamanan perbatasan antara Inggris dan Prancis kini berada di bawah sorotan tajam dunia internasional. Bukannya menekan angka penyeberangan ilegal, kesepakatan terbaru antara London dan Paris tersebut justru membawa dampak yang sangat memilukan. Laporan terbaru menunjukkan bahwa penguatan penjagaan di pesisir pantai secara langsung memicu kenaikan angka kematian migran yang mencoba melintasi Selat Inggris.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"7\">Para aktivis kemanusiaan menyebut bahwa strategi &#8220;benteng perbatasan&#8221; ini memaksa para migran mengambil risiko yang jauh lebih besar. Mereka kini memilih rute yang lebih berbahaya dan menggunakan perahu yang sangat tidak layak demi menghindari patroli petugas keamanan yang semakin ketat.<\/p>\n<h2 data-path-to-node=\"2\"><b data-path-to-node=\"2\" data-index-in-node=\"0\">Dibalik Kesepakatan Inggris-Prancis: Pemicu Baru Tragedi Selat Inggris<\/b><\/h2>\n<p data-path-to-node=\"9\">Pemerintah Inggris dan Prancis menandatangani kesepakatan bernilai jutaan poundsterling untuk meningkatkan jumlah personel keamanan di sepanjang pantai utara Prancis. Dana tersebut mengalir untuk pengadaan teknologi pengawasan canggih, termasuk drone, kamera termal, dan penambahan ribuan polisi patroli darat. Tujuan utamanya sangat jelas: menghentikan perahu kecil sebelum mereka menyentuh air.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"10\">Namun, realita di lapangan menunjukkan hasil yang berbeda. Alih-alih berhenti, arus migrasi tetap mengalir deras dengan metode yang jauh lebih nekat dan mematikan.<\/p>\n<h2 data-path-to-node=\"12\"><b data-path-to-node=\"12\" data-index-in-node=\"0\">Mekanisme Bahaya: Bagaimana Keamanan Ketat Membunuh Migran?<\/b><\/h2>\n<p data-path-to-node=\"13\">Para ahli migrasi menjelaskan bahwa setiap kali otoritas memperketat satu titik perbatasan, para penyelundup manusia akan mencari celah lain yang lebih sulit terjangkau petugas. Fenomena inilah yang kini terjadi di Selat Inggris.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"14\"><b data-path-to-node=\"14\" data-index-in-node=\"0\">1. Penggunaan Perahu yang Melebihi Kapasitas<\/b><\/h3>\n<p data-path-to-node=\"15\">Karena patroli pantai semakin intensif, para penyelundup berusaha memaksimalkan setiap peluncuran perahu. Mereka memasukkan lebih banyak orang ke dalam satu perahu karet tipis untuk mengurangi frekuensi peluncuran yang berisiko tertangkap. Akibatnya, perahu-perahu tersebut menjadi sangat tidak stabil dan mudah terbalik saat terkena ombak besar di tengah laut.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"16\"><b data-path-to-node=\"16\" data-index-in-node=\"0\">2. Pemilihan Titik Luncur yang Lebih Berbahaya<\/b><\/h3>\n<p data-path-to-node=\"17\">Dulu, migran meluncurkan perahu dari titik-titik yang relatif dekat dengan daratan <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/London\">Inggris<\/a>. Kini, demi menghindari radar petugas Prancis, mereka memulai perjalanan dari area yang jauh lebih terpencil dengan arus laut yang sangat kuat dan mematikan. Jarak tempuh yang lebih jauh di laut lepas secara otomatis meningkatkan peluang terjadinya kecelakaan fatal.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"18\"><b data-path-to-node=\"18\" data-index-in-node=\"0\">3. Strategi Keamanan yang Sangat Agresif<\/b><\/h3>\n<p data-path-to-node=\"19\">Beberapa laporan lapangan menyebutkan bahwa taktik polisi perbatasan dalam mencegat perahu di darat terkadang memicu kepanikan massal. Dalam situasi panik, para migran seringkali terburu-buru mendorong perahu ke laut dalam kondisi yang sangat tidak siap, yang berakhir dengan tenggelamnya penumpang di perairan dangkal namun dingin.<\/p>\n<h2 data-path-to-node=\"21\"><b data-path-to-node=\"21\" data-index-in-node=\"0\">Kritik Keras dari Organisasi Kemanusiaan<\/b><\/h2>\n<p data-path-to-node=\"22\">Organisasi internasional seperti Amnesty International dan Human Rights Watch mengecam keras kesepakatan ini. Mereka berpendapat bahwa Inggris dan Prancis lebih fokus pada &#8220;pertahanan perbatasan&#8221; daripada &#8220;penyelamatan nyawa manusia&#8221;.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"23\"><b data-path-to-node=\"23\" data-index-in-node=\"0\">Kebutuhan akan Jalur Aman dan Legal<\/b><\/h3>\n<p data-path-to-node=\"24\">Para aktivis menekankan bahwa selama pemerintah tidak menyediakan jalur suaka yang aman dan legal, orang-orang akan terus menyeberangi laut dengan cara ilegal. &#8220;Kesepakatan ini hanya memindahkan masalah dari satu titik ke titik lain yang lebih berdarah,&#8221; ungkap salah satu juru bicara organisasi kemanusiaan di Calais.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"25\">Mereka mendesak agar kedua negara mengalihkan anggaran militerisasi perbatasan untuk membangun pusat pemrosesan suaka yang manusiawi. Dengan begitu, migran tidak perlu mempertaruhkan nyawa di tangan penyelundup manusia yang kejam.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"8\"><b data-path-to-node=\"8\" data-index-in-node=\"0\">Dinamika Politik London-Paris di Tengah Bayang-Bayang Tragedi Selat Inggris<\/b><\/h3>\n<p data-path-to-node=\"28\">Di sisi lain, pemerintah Inggris menghadapi tekanan domestik yang luar biasa untuk menghentikan arus migran. Isu &#8220;Stop the Boats&#8221; menjadi jargon politik yang sangat kuat. Pemerintah menganggap bahwa kesepakatan dengan Prancis adalah satu-satunya cara untuk menunjukkan kedaulatan perbatasan kepada pemilih mereka.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"29\">Prancis juga merasa terbebani karena harus menjaga garis pantai yang sangat panjang demi kepentingan negara tetangganya. Ketegangan diplomatik terkadang muncul ketika angka penyeberangan tetap tinggi meskipun dana besar telah mengalir. Namun, kedua negara tetap bersikukuh bahwa penguatan keamanan adalah jalan keluar utama, meskipun data kematian berkata sebaliknya.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"12\"><b data-path-to-node=\"12\" data-index-in-node=\"0\">Luka yang Mendalam: Dampak Sosial dari Tragedi Selat Inggris<\/b><\/h3>\n<p data-path-to-node=\"32\">Para migran yang selamat seringkali membawa trauma mendalam setelah melihat rekan mereka hilang ditelan ombak. Mereka melarikan diri dari konflik, kemiskinan, dan persekusi di negara asal seperti Afghanistan, Suriah, dan Sudan, hanya untuk menghadapi maut di gerbang Eropa.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"33\">Masyarakat lokal di kota-kota pesisir juga merasakan dampak ketegangan ini. Pemandangan petugas yang mengevakuasi jenazah dari pantai menjadi pemandangan pilu yang semakin sering terjadi, menciptakan keresahan sosial mengenai efektivitas kebijakan pemerintah mereka sendiri.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"35\"><b data-path-to-node=\"35\" data-index-in-node=\"0\">Masa Depan Krisis Selat Inggris<\/b><\/h3>\n<p data-path-to-node=\"36\">Jika Inggris dan Prancis tidak mengubah pendekatan mereka, tahun 2026 kemungkinan besar akan mencatatkan rekor kematian baru di Selat Inggris. Penggunaan teknologi yang lebih canggih oleh petugas keamanan hanya akan memicu kreativitas yang lebih berbahaya dari jaringan penyelundup.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"37\">Solusi jangka panjang memerlukan kerja sama internasional yang lebih luas, termasuk menangani akar penyebab migrasi di negara asal. Menutup mata terhadap tragedi kemanusiaan di depan pintu rumah sendiri dengan dalih keamanan perbatasan merupakan langkah yang sangat berisiko bagi citra hak asasi manusia di Eropa.<\/p>\n<h2 data-path-to-node=\"39\"><b data-path-to-node=\"39\" data-index-in-node=\"0\">Kebijakan yang Menelan Korban Jiwa<\/b><\/h2>\n<p data-path-to-node=\"40\">Kesepakatan Inggris-Prancis saat ini terbukti gagal menjadi solusi yang menyelamatkan nyawa. Peningkatan patroli dan pengawasan justru berbanding lurus dengan kenaikan angka kematian migran. Tragedi ini menjadi pengingat pahit bahwa kebijakan politik yang mengabaikan sisi kemanusiaan akan selalu memakan korban.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"41\">Dunia kini menanti apakah London dan Paris memiliki keberanian untuk meninjau kembali kesepakatan tersebut. Sudah saatnya keselamatan manusia menjadi prioritas utama di atas retorika politik perbatasan. Tanpa perubahan paradigma, Selat Inggris akan terus menjadi kuburan bagi mereka yang hanya mencari kehidupan yang lebih baik.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sman32garut.sch.id &#8211; Tragedi selat Inggris! Kebijakan keamanan perbatasan antara Inggris dan Prancis kini berada di bawah sorotan tajam<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1310,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,4,3,6],"tags":[277,21,3100,802,562,3096,317,971,3097,3098,3099],"class_list":["post-1305","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-terkini","category-internasional","category-nasional","category-politik","tag-beritainternasional","tag-beritaterkini","tag-duniahariini","tag-hakasasimanusia","tag-infoterkini","tag-inggrisprancis","tag-kebijakanpublik","tag-kemanusiaan","tag-krisismigran","tag-selatinggris","tag-tragedilaut"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.0 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Tragedi Selat Inggris: Kesepakatan Baru Picu Kematian Migran?- Sman32garut.sch.id<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tragedi Selat Inggris! Kebijakan baru Inggris-Prancis justru picu lonjakan kematian migran. Simak analisis krisis kemanusiaan lengkap!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/tragedi-di-selat-inggris-mengapa-kesepakatan-inggris-prancis-justru-memicu-lonjakan-kematian-migran\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tragedi Selat Inggris: Kesepakatan Baru Picu Kematian Migran?- Sman32garut.sch.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tragedi Selat Inggris! Kebijakan baru Inggris-Prancis justru picu lonjakan kematian migran. Simak analisis krisis kemanusiaan lengkap!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/tragedi-di-selat-inggris-mengapa-kesepakatan-inggris-prancis-justru-memicu-lonjakan-kematian-migran\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Sman32garut.sch.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-03-26T09:12:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-03-26T09:24:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/kesepakatan-inggris-prancis-picu-kenaikan-kematian-migran-2.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"NewsArticle\",\"@id\":\"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/tragedi-di-selat-inggris-mengapa-kesepakatan-inggris-prancis-justru-memicu-lonjakan-kematian-migran\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/tragedi-di-selat-inggris-mengapa-kesepakatan-inggris-prancis-justru-memicu-lonjakan-kematian-migran\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/#\/schema\/person\/f6dc77b34eec3fee3828c05b6f51fc33\"},\"headline\":\"Tragedi di Selat Inggris: Mengapa Kesepakatan Inggris-Prancis Justru Memicu Lonjakan Kematian Migran?\",\"datePublished\":\"2026-03-26T09:12:04+00:00\",\"dateModified\":\"2026-03-26T09:24:58+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/tragedi-di-selat-inggris-mengapa-kesepakatan-inggris-prancis-justru-memicu-lonjakan-kematian-migran\/\"},\"wordCount\":853,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/#\/schema\/person\/f6dc77b34eec3fee3828c05b6f51fc33\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/tragedi-di-selat-inggris-mengapa-kesepakatan-inggris-prancis-justru-memicu-lonjakan-kematian-migran\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/kesepakatan-inggris-prancis-picu-kenaikan-kematian-migran-2.jpg\",\"keywords\":[\"BeritaInternasional\",\"BeritaTerkini\",\"DuniaHariIni\",\"HakAsasiManusia\",\"InfoTerkini\",\"InggrisPrancis\",\"KebijakanPublik\",\"Kemanusiaan\",\"KrisisMigran\",\"SelatInggris\",\"TragediLaut\"],\"articleSection\":[\"Berita Terkini\",\"Internasional\",\"Nasional\",\"Politik\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/tragedi-di-selat-inggris-mengapa-kesepakatan-inggris-prancis-justru-memicu-lonjakan-kematian-migran\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/tragedi-di-selat-inggris-mengapa-kesepakatan-inggris-prancis-justru-memicu-lonjakan-kematian-migran\/\",\"url\":\"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/tragedi-di-selat-inggris-mengapa-kesepakatan-inggris-prancis-justru-memicu-lonjakan-kematian-migran\/\",\"name\":\"Tragedi Selat Inggris: Kesepakatan Baru Picu Kematian Migran?- Sman32garut.sch.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/tragedi-di-selat-inggris-mengapa-kesepakatan-inggris-prancis-justru-memicu-lonjakan-kematian-migran\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/tragedi-di-selat-inggris-mengapa-kesepakatan-inggris-prancis-justru-memicu-lonjakan-kematian-migran\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/kesepakatan-inggris-prancis-picu-kenaikan-kematian-migran-2.jpg\",\"datePublished\":\"2026-03-26T09:12:04+00:00\",\"dateModified\":\"2026-03-26T09:24:58+00:00\",\"description\":\"Tragedi Selat Inggris! Kebijakan baru Inggris-Prancis justru picu lonjakan kematian migran. Simak analisis krisis kemanusiaan lengkap!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/tragedi-di-selat-inggris-mengapa-kesepakatan-inggris-prancis-justru-memicu-lonjakan-kematian-migran\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/tragedi-di-selat-inggris-mengapa-kesepakatan-inggris-prancis-justru-memicu-lonjakan-kematian-migran\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/tragedi-di-selat-inggris-mengapa-kesepakatan-inggris-prancis-justru-memicu-lonjakan-kematian-migran\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/kesepakatan-inggris-prancis-picu-kenaikan-kematian-migran-2.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/kesepakatan-inggris-prancis-picu-kenaikan-kematian-migran-2.jpg\",\"width\":1200,\"height\":720,\"caption\":\"Tragedi di Selat Inggris: Mengapa Kesepakatan Inggris-Prancis Justru Memicu Lonjakan Kematian Migran?\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/tragedi-di-selat-inggris-mengapa-kesepakatan-inggris-prancis-justru-memicu-lonjakan-kematian-migran\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tragedi di Selat Inggris: Mengapa Kesepakatan Inggris-Prancis Justru Memicu Lonjakan Kematian Migran?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/#website\",\"url\":\"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/\",\"name\":\"Sman32garut.sch.id\",\"description\":\"Informasi Berita Terpopuler dan Trending Hari Ini\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/#\/schema\/person\/f6dc77b34eec3fee3828c05b6f51fc33\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":[\"Person\",\"Organization\"],\"@id\":\"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/#\/schema\/person\/f6dc77b34eec3fee3828c05b6f51fc33\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/icon-sman32.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/icon-sman32.png\",\"width\":1024,\"height\":1024,\"caption\":\"admin\"},\"logo\":{\"@id\":\"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/#\/schema\/person\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\"],\"url\":\"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/author\/sman32\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tragedi Selat Inggris: Kesepakatan Baru Picu Kematian Migran?- Sman32garut.sch.id","description":"Tragedi Selat Inggris! Kebijakan baru Inggris-Prancis justru picu lonjakan kematian migran. Simak analisis krisis kemanusiaan lengkap!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/tragedi-di-selat-inggris-mengapa-kesepakatan-inggris-prancis-justru-memicu-lonjakan-kematian-migran\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Tragedi Selat Inggris: Kesepakatan Baru Picu Kematian Migran?- Sman32garut.sch.id","og_description":"Tragedi Selat Inggris! Kebijakan baru Inggris-Prancis justru picu lonjakan kematian migran. Simak analisis krisis kemanusiaan lengkap!","og_url":"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/tragedi-di-selat-inggris-mengapa-kesepakatan-inggris-prancis-justru-memicu-lonjakan-kematian-migran\/","og_site_name":"Sman32garut.sch.id","article_published_time":"2026-03-26T09:12:04+00:00","article_modified_time":"2026-03-26T09:24:58+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":720,"url":"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/kesepakatan-inggris-prancis-picu-kenaikan-kematian-migran-2.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"admin","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"NewsArticle","@id":"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/tragedi-di-selat-inggris-mengapa-kesepakatan-inggris-prancis-justru-memicu-lonjakan-kematian-migran\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/tragedi-di-selat-inggris-mengapa-kesepakatan-inggris-prancis-justru-memicu-lonjakan-kematian-migran\/"},"author":{"name":"admin","@id":"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/#\/schema\/person\/f6dc77b34eec3fee3828c05b6f51fc33"},"headline":"Tragedi di Selat Inggris: Mengapa Kesepakatan Inggris-Prancis Justru Memicu Lonjakan Kematian Migran?","datePublished":"2026-03-26T09:12:04+00:00","dateModified":"2026-03-26T09:24:58+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/tragedi-di-selat-inggris-mengapa-kesepakatan-inggris-prancis-justru-memicu-lonjakan-kematian-migran\/"},"wordCount":853,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/#\/schema\/person\/f6dc77b34eec3fee3828c05b6f51fc33"},"image":{"@id":"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/tragedi-di-selat-inggris-mengapa-kesepakatan-inggris-prancis-justru-memicu-lonjakan-kematian-migran\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/kesepakatan-inggris-prancis-picu-kenaikan-kematian-migran-2.jpg","keywords":["BeritaInternasional","BeritaTerkini","DuniaHariIni","HakAsasiManusia","InfoTerkini","InggrisPrancis","KebijakanPublik","Kemanusiaan","KrisisMigran","SelatInggris","TragediLaut"],"articleSection":["Berita Terkini","Internasional","Nasional","Politik"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/tragedi-di-selat-inggris-mengapa-kesepakatan-inggris-prancis-justru-memicu-lonjakan-kematian-migran\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/tragedi-di-selat-inggris-mengapa-kesepakatan-inggris-prancis-justru-memicu-lonjakan-kematian-migran\/","url":"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/tragedi-di-selat-inggris-mengapa-kesepakatan-inggris-prancis-justru-memicu-lonjakan-kematian-migran\/","name":"Tragedi Selat Inggris: Kesepakatan Baru Picu Kematian Migran?- Sman32garut.sch.id","isPartOf":{"@id":"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/tragedi-di-selat-inggris-mengapa-kesepakatan-inggris-prancis-justru-memicu-lonjakan-kematian-migran\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/tragedi-di-selat-inggris-mengapa-kesepakatan-inggris-prancis-justru-memicu-lonjakan-kematian-migran\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/kesepakatan-inggris-prancis-picu-kenaikan-kematian-migran-2.jpg","datePublished":"2026-03-26T09:12:04+00:00","dateModified":"2026-03-26T09:24:58+00:00","description":"Tragedi Selat Inggris! Kebijakan baru Inggris-Prancis justru picu lonjakan kematian migran. Simak analisis krisis kemanusiaan lengkap!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/tragedi-di-selat-inggris-mengapa-kesepakatan-inggris-prancis-justru-memicu-lonjakan-kematian-migran\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/tragedi-di-selat-inggris-mengapa-kesepakatan-inggris-prancis-justru-memicu-lonjakan-kematian-migran\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/tragedi-di-selat-inggris-mengapa-kesepakatan-inggris-prancis-justru-memicu-lonjakan-kematian-migran\/#primaryimage","url":"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/kesepakatan-inggris-prancis-picu-kenaikan-kematian-migran-2.jpg","contentUrl":"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/kesepakatan-inggris-prancis-picu-kenaikan-kematian-migran-2.jpg","width":1200,"height":720,"caption":"Tragedi di Selat Inggris: Mengapa Kesepakatan Inggris-Prancis Justru Memicu Lonjakan Kematian Migran?"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/tragedi-di-selat-inggris-mengapa-kesepakatan-inggris-prancis-justru-memicu-lonjakan-kematian-migran\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tragedi di Selat Inggris: Mengapa Kesepakatan Inggris-Prancis Justru Memicu Lonjakan Kematian Migran?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/#website","url":"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/","name":"Sman32garut.sch.id","description":"Informasi Berita Terpopuler dan Trending Hari Ini","publisher":{"@id":"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/#\/schema\/person\/f6dc77b34eec3fee3828c05b6f51fc33"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":["Person","Organization"],"@id":"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/#\/schema\/person\/f6dc77b34eec3fee3828c05b6f51fc33","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/icon-sman32.png","contentUrl":"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/icon-sman32.png","width":1024,"height":1024,"caption":"admin"},"logo":{"@id":"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/#\/schema\/person\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal"],"url":"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/author\/sman32\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1305","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1305"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1305\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1307,"href":"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1305\/revisions\/1307"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1310"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1305"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1305"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sman32garut.sch.id\/jurnal\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1305"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}